Bertahan
Dulu, bahkan nama lengkapmu saja aku tidak tahu.
Tapi aku bertahan.
Dulu, betapa seringnya kita berselisih paham.
Tapi aku bertahan.
Dulu, malam dan subuhpun jadi waktu bersamaku denganmu.
Dan aku bertahan.
Pernah, kamu mendiamkanku.
Pun aku bertahan.
Kemarin, sapaan malammu menghiasi malamku sebelum ku memejam mata. Tetap ku bertahan.
Pagi ini, kau pinta kita untuk berhenti sejenak.
Aku selalu bertahan.
Bertahan.
Sampai kapan?
Ah.. jangan tanyakan karena
akupun tak tahu sampai kapan kita bertahan.
Hanya ingin berterimakasih atas pertemuan kita,
malam-malam kita, yang tiada satupun kita lalui tanpa kebahagiaan.
Terimakasih sekali,
dan aku memilih bertahan.
Tapi,
maukah engkau jika aku bertahan?
Poetry by Gnt, Feb 2018
Komentar
Posting Komentar