Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Bertahan

Dulu, bahkan nama lengkapmu saja aku tidak tahu.  Tapi aku bertahan. Dulu, betapa seringnya kita berselisih paham.  Tapi aku bertahan. Dulu, malam dan subuhpun jadi waktu bersamaku denganmu.  Dan aku bertahan. Pernah, kamu mendiamkanku. Pun aku bertahan. Kemarin, sapaan malammu menghiasi malamku sebelum ku memejam mata. Tetap ku bertahan. Pagi ini, kau pinta kita untuk berhenti sejenak.  Aku selalu bertahan. Bertahan.  Sampai kapan? Ah.. jangan tanyakan karena  akupun tak tahu sampai kapan kita bertahan . Hanya ingin berterimakasih atas pertemuan kita,  malam-malam kita, yang tiada satupun kita lalui tanpa kebahagiaan.  Terimakasih sekali,  dan aku memilih bertahan. Tapi,  maukah engkau jika aku bertahan? Listen to >>> Audio Musikalisasi Puisi 'Bertahan' - Khns Poetry by Gnt, Feb 2018

We Never Know - Part 1

Hallo Namaku Alisha, aku baru saja lulus SMA tahun ini, aku berhasil lulus di umur yang bisa dibilang cukup muda di antara teman-teman seangkatanku, aku memang ikut akselerasi saat duduk di bangku kelas 1 SMA. Ya, umur ku masih 16 tahun saat ini. Aku lahir dan besar di Jakarta, berbelas tahun hidup di kota ini sangat menyesakkan dan kemacetan yang semakin bertambah parah setiap tahunnya membulatkan tekadku untuk keluar dari penjara ini tahun ini. Yogyakarta, kota tujuanku untuk kuliah, aku mantap untuk pindah kesana!... Dan singkat cerita, anu berhasil mendapatkan kuliah di Yogyakarta, dan beruntung batik Aku bisa kuliah di skampus impianku, Universitas Gadjah Mada. Agak sulit memang untuk berhasil masuk UGM, dan Aku bangga dengan pencapaianku ditambah aku bisa kuliah gratis alias beasiswa, jadi tidak merepotkan orang tuaku. Tapi aku tidak boleh berpuas diri, justru aku berpikir ini baru permulaan, permulaan sebuah cerita yang Aku pun tidak tahu dimana cerita ini akan berakhi...

Menanti Jawaban

PENANTIAN  Poetry by Gnt Suara gemuruh guntur berkumandang  sembari menunggu jawaban darimu disana.. 10 menit berlalu,  mungkin engkau sedang tidak begitu luang kupikir.. Atau,  ini bukan saat yang tepat..  Bagaimana denganmu~~ *** JAWABAN  Poetry by Khns Pancaran kilat menembus jendela kamarku,  seakan menemaniku menunggu telepon genggam yang kian tak menyala.. 10 menit berlalu,  ternyata dia membutuhkan waktu lebih.. 15 menit berlalu,  oh mungkin sedikit lagi.. 20 menit berlalu,  ku rasa ia sudah sadar dan bisa aku gunakan.. Dering pesanmu beruntun masuk,  aku baca satu persatu dan aku rasa ini waktu yang tepat. Sayangnya kini kita berubah posisi,  kini giliran aku yang menanti..