Postingan

Since The Day You Left

Since the day you left I spend my time Just to blame my self Telling my self that i’m wrong That i’m as bad as a monster The worst. So i didn’t deserve an apologize, So that i didn’t worth a second chance. I keep telling my self that i’m way too stupid I keep telling my self “ you’re worst since then you’re the worst, you still are, you never change ” I make my self feel unworthy Unwanted. But i was wrong Truth is, There’s no one to blame. No one is right and no one is wrong.. If this love is still worth to fight for After all the storms and fire, We’ll still be here,   You’ll still be here, I’ll still be here Working all out together Making it right together Whatever it takes However it takes But maybe our love didn’t worth the fight Or maybe we just don’t deserve it So that you left, And i’m done trying.

Life is a Mistery, and it always be

Malam ini aku membaca sebuah snapstory dari seorang teman. Didalamnya ia menjelaskan bahwa ia menonton sebuah film 2 kali, dan kedua kalinya ia menonton ia tidak mendapat perasaan-perasaan sebagaimana yang ia dapatkan saat ia menonton pertama kali. Bisa dibilang, ketika menonton yang kedua kali misterinya sudah hilang, karena kita sudah tahu bagaimana alurnya akan membawa kita. Tidak ada kejutan lagi. Yang menarik perhatian saya dari snapstory teman saya juga adalah kalimat " Apa jadinya jika misteri kehidupan (jodoh, rezeki, kematian) bukan lagi misteri bagi kita? " Saya sedikit berhenti di kalimat ini dan saya baca ulang-ulang lagi. Mencoba memberi makna dari apa yang baru saya baca. Jika ditekankan pada kaitannya dengan film yang dia tonton dua kali dan sudah bukan lagi misteri dan sudah jadi tidak "seseru" awalnya. Saya setuju. Apabila Jodoh, Rezeki dan Kematian sudah kita ketahui lebih dulu. Mungkin kita tidak akan dapat apa-apa. Tidak ada semangat memperb...

Jangan Bertengkar Lagi Ya? Ok? Ok!

Kita butuh hangat dari kita yang sedang mendingin Bakar sedikit api kebahagiaan Agar kita tidak lupa dari mana kita berangkat Kehangatan yang mulanya muncul dari tawa Jangan kita gantikan dengan dingin yang muncul dari tengkar Bakar sedikit api kebahagiaan Tengkar yang muncul dari ego yang kian mengikis kedamaian Padahal dari damai mulanya kita muncul Bakar lebih banyak api kebahagiaan Sudah Jangan Bertengkar Lagi Ya ? Kita berbahagia saja seperti yang sudah-sudah Kita tertawa saja seperti yang lalu-lalu Bakar sebanyaknya api kebahagiaan Sudah Jangan Bertengkar Lagi Ya ? Ini sungguh menyebalkan Ok? OK! Inspired by Jangan Bertengkar Lagi Ya? Ok? Ok! - Sal Priadi Menarilah sebentar di tiap mataku memejam Agar ingatanku tentangmu membaik Karena di dalam kepalaku isinya hanya kepalmu saja Dan sumpahmu mengutuk yang jahat Sudah, jangan bertengkar lagi Ini sungguh menyebalkan Bakar sedikit api di lingkar peluk kita Agar mampu men...

Elegi

Tidak pernah sepenuhnya hilang, Tidak pernah dengan bersih kubuang, Masih ada yang tersisa, Masih ada yang kusisa, Akan apa yang terjadi tentang kita, Hampir semua masih bisa kurasa. Semua tersusun rapih, Dalam bingkai rapuhnya memori, Yang kucoba tanam setiap hari, Dan masih, Ia muncul tanpa permisi. Genggam lembut tanganmu Masih berbekas disela jari, Tatapan kagummu, Masih bisa ku bayangkan lagi dan lagi. Jika ada satu hal yang ingin kutanyakan pada diri sendiri. Mengapa pagi itu, Dengan bodoh ku biarkan kau pergi… Masih kah kau ingat senja itu, Dimana tangan kita menggenggam satu sama lain, Lalu perlahan mulai melepaskan. Senyum yang aku yakin, hanya dapat kulihat untuk terakhir kali. Sebelum menjadi milik yang lain. Mengapa kita tidak bisa bersatu waktu itu ? Sekian tahun berlalu, ada lagi yang datang membawa harapan.. Sangat mirip sepertimu.. Semua temanku pun bilang hal yang sama Apakah mungkin aku belum be...

Biarkan Saja

Ada orang-orang yang ingin tetap bersama kamu, juga ada yang tidak.  Biarkan.  Biarkan saja . Mengapa memaksa menggenggam yang engkau senangi tetapi tidak menyenangimu .   Biarkan saja, lepaskan saja.  Lupakan.  Bahagaianya bukan kamu .  Mungkin bahagiamu dia, tapi mungkin bukan bahagia yang terbaik. Sabar saja.  Percaya tuhan sedang meletakkan yang terbaik menurut-Nya dalam titik waktu yang akan segera kamu lewati.   Jalani saja.  Apapun yang tertinggal, terima dan syukuri.  Apapun yang perg i, beri jalan dan terimakasihi .

Aku ingin malam yang lebih panjang.

Aku tidak ingin begadang, Tapi juga tidak sanggup menyambut hari esok. Aku selalu berdoa untuk malam yang lebih  panjang, Sehingga aku bisa bersama dengan diriku lebih lama, Bercerita tentang hal apapun, Mendiskusikan apapun.. Berfikir sambil berhayal bahwa bintang malam di depan mata, Memejam, sambil membayangkan bahwa tubuhku sedang terbaring diatas pasir pantai di gelapnya malam hari.. Menikmati hembusan angin, Mendengarkan deburan ombak, Damai, Tenang. Aku ingin malam yang lebih panjang.. Karena aku tidak siap untuk menyambut hari esok, Atau jika boleh digantikan aku ingin tidurku saja yang lebih panjang.

Maka Berbahagialah Sayang..

Dan masa masa melelahkan mu akan segera terlalui, Mungkin tahun ini kamu akan sangat menguras hati dan fikiran melaluinya, Mungkin tahun depan semua sudah baik-baik saja atau mungkin lebih baik, Tidak ada suatu momen dalam hidupmu yang benar-benar menakutkan, Tidak ada yang benar-benar perlu kamu khawatirkan, Apa ketakutan terbesarmu dari ini semua sebenarnya ? Apabila hal buruk terjadi,  tanyakan dirimu.. Bukankah kamu bisa melaluinya ?  Bukankah kamu siap menghadapinya ? Bukankah sebenarnya tidak ada kemungkinan terburuk ? Bukankah tidak ada yang benar -benar buruk ? , Tidak ada yang benar-benar menakutkan ? Bukankah pada akhirnya semua akan baik-baik lagi ? Maka berbahagialah sayang, Aku tidak mau melihatmu terus bersedih.