Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Kini Aku Tenang

Gambar
Aku sudah berhenti memaksa, Memaksa aku untuk menjadi satu-satunya kamu, Sudah berkali langkahmu kurantai, Dan berkali juga kau melepaskan diri lalu pergi. Aku sudah selesai menahanmu untuk selalu disini, Memaksamu untuk cukup dengan satu, Disaat hatimu.. masih mampu untuk disinggahi dua atau tiga lagi. Aku sudah muak dengan sesak yang kurasa, Melihatmu bahagia dengannya, Tentu bukan kamu yang salah, Karna aku yang tidak bisa menjaga. Kini aku sudah selesai dengan keegoisanku, Kulepaskan setiap jeruji yang menahanmu, Kubiarkan kau lepas, Kubiarkan kau terbang, kubiarkan kau memilih. Kini aku tenang, Melihatmu dengannya tidak lagi membuatku sesak, Ketiadaan kabarmu tidak lagi menjadi sesuatu yang kucari. Kini aku tenang, Melihatmu bisa memilih, Kini aku tenang, Melihatmu bahagia. Kini aku tenang, Walau itu bukan denganku. Aku masih sama.. Aku masih mencinta.. Namun kini, Aku Tenang..

I Wished

Gambar
Pict by : http://seyiadesina.com/word/i-wish-i-wish/ I wished, To move out from the city, Far.. Far away from where i used to be. I wished, For a crowd of strangers They don’t know who i was. And become friend of mine, From what they’ve known today. I wished, For a new nickname, A nice one, A cool one, That made me feel tickled when i heard it. I wished, I could smile more sincerely Laugh more freely Act more kindly And love unconditionally. I wished, I had a new beginning A brand new life A brand new story A brand new Me.

The Old Tales Revealed #4

Pulang. Kadang aku tak memiliki alasan untuk pulang ke rumah. Salah satu alasan aku pulang adalah untuk menemani kesepian ibuku. Itu saja. Bahkan sebenarnya aku lebih baik tak usah pulang. Pertengkaran yang aku lihat hampir setiap hari cukup memuakkan memori otakku. Mungkin ini salah satu alasan, mengapa saat ini fungsi otakku dalam mengingat berjalan kurang baik. Karna aku terlalu keras belajar melupakan, melupakan memori-memori yang tidak sebaiknya aku simpan, menghilangkan memori yang seharusnya tidak pernah aku beri ruang. ...  Pertengkaran.  Mungkin itu memori tentang keluarga yang bisa aku ceritakan. Banyak cerita yang bisa aku kisahkan. Karna terlau banyak aku sampai bingung. ...  Harmonis.  Salah satu konsep yang belum benar-benar bisa aku pahami sampai sekarang. Keluarga harmonis? Kira-kira seperti apa ya. Mungkin seperti yang aku lihat di kebanyakan rumah temanku. Orang tua mereka bersanding mesra, penuh gelak tawa kehangat...

Sudah.

Kamu harus tahu, Bahwa a ku sudah melalui ini berbelas tahun lamanya, Ini bukan lagi menjadi masalah besar buatku. Santai saja.. Jalani harimu seperti biasa. Aku sudah pernah lalui yang jauh lebih berat, sudah pernah lalui yang jauh lebih sakit, Aku juga sudah melewati ribuan jenis 'kehancuran' lainnya, yang kau mungkin bahkan tak tau rasanya. Aku..  sudah pernah hancur sehancur-hancurnya, sudah pernah gila, bahkan.. sudah pernah hampir kehilangan nyawa. Tusukan duri yang kau buat ini tidaklah seberapa. Ini.. tidak akan membuatku mati. Ya, Kecuali kau menaruh racun didalamnya.

The Old Tales Revealed #3

Sakit.   Itu yang aku tau mengenai konsep “mendua” yang aku sebutkan di cerita sebelumnya. Bukan aku. Bukan. Sama sekali bukan. Ayahku. Ya ayahku . Ayahku memegang banyak peran dalam semua trauma yang aku alami. Terhadap segala ketakutanku dengan kaum lelaki. Terhadap segala ketakutanku akan cinta. Pengalaman pahit ini aku teguk 7 tahun yang lalu saat aku hendak mengikuti ujian nasional di jenjang SMP. Hal yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku, dimana saat-saat kehancuran keluargaku. Bercerai? Tidak ayah dan ibuku tidak bercerai. Ibu ku adalah orang yang hebat, dia mampu bertahan di atas hatinya yang mungkin sudah tak lagi sanggup, dimana mungkin jantungnya tak lagi berdegup. Kadang ibu bahkan tak terlihat seperti hidup. Apalagi di tahun-tahun pertama, mungkin ibu lebih baik memilih mati jika tidak mengingat ada tiga anak yang dicintai dan membutuhkan kasih sayangnya. Salahkah? Tidak. Sama sekali tidak salah. Mendua bukanlah hal yang salah. ...

Berputar

Gambar
Saat dunia sedang berputar di sekelilingmu Apa yang berputar dikepalamu ? Apakah itu lagu yang baru-baru ini sering di putar di radio lokal, Ataukah lagu lama yang membawamu ke memori yang harusnya sudah kau hapus. … … … Tidak ada ekspresi diwajahmu. Lalu apa yang berputar didalam sana ? Atau mungkin kau tidak disana ? Apa kau sedang berkelana menembus batas-batas mimpimu ? Yang kau sendiri tidak yakin, dimana batas itu kau tetapkan. Pict by Google

The Old Tales Revealed #2

Gambar
... Pict by Pinterest Sungguh, dalam cinta aku tidak terlalu berani sebenarnya. Segala trauma yang pernah aku hadapi membuat aku takut, dan mungkin membuat pasanganku kian tidak betah. Demi apapun aku takut terhadap laki-laki, kadang beberapa dari mereka membuat trauma ku hilang pada awalnya, dan membuatnya datang lagi setelah mengenal mereka lebih dalam. Mendua.  Salah satu temanku pernah berkata “Laki-laki itu kodratnya memang untuk mendua, yang bisa membuat seorang laki-laki bertahan itu adalah seberapa besar cinta pasangannya kepadanya”. Sesaat setelah aku mendengar kata itu, semakin membuat ku takut dengan mahluk tuhan satu ini.  Bagaimana bisa laki-laki di lahirkan dengan kodrat seperti itu, dimana wanita tidak dilahirkan dengan kodrat hati yang ikhlas untuk di madu .

Tempat Singgah

Gambar
Apa kamu sedang bersinggah ? Di suatu tempat yang jauh dari mana kamu berasal Dari suatu tempat yang katamu rumah. Apa kamu sedang bosan ? Apa disana sedang tidak baik baik ? atau mungkin, Kamu hanya tersesat.   Bukankah menyenangkan, Selalu punya tempat Tujuan saat kamu ingin berlari.   Aku juga punya tempat singgah, hanya kini kujadikan rumah.   Rumah 1 Rumah 2 Rumah 3 Pict by : coolwallpaperz.info