The Old Tales Revealed #4


Pulang.
Kadang aku tak memiliki alasan untuk pulang ke rumah. Salah satu alasan aku pulang adalah untuk menemani kesepian ibuku. Itu saja. Bahkan sebenarnya aku lebih baik tak usah pulang. Pertengkaran yang aku lihat hampir setiap hari cukup memuakkan memori otakku. Mungkin ini salah satu alasan, mengapa saat ini fungsi otakku dalam mengingat berjalan kurang baik. Karna aku terlalu keras belajar melupakan, melupakan memori-memori yang tidak sebaiknya aku simpan, menghilangkan memori yang seharusnya tidak pernah aku beri ruang.

... 

Pertengkaran. 
Mungkin itu memori tentang keluarga yang bisa aku ceritakan. Banyak cerita yang bisa aku kisahkan. Karna terlau banyak aku sampai bingung.

... 

Harmonis. 
Salah satu konsep yang belum benar-benar bisa aku pahami sampai sekarang. Keluarga harmonis? Kira-kira seperti apa ya. Mungkin seperti yang aku lihat di kebanyakan rumah temanku. Orang tua mereka bersanding mesra, penuh gelak tawa kehangatan yang begitu terasa.

... 

Hampa. 
Itu yang aku rasakan ketika pulang. Bahkan saat duduk di ruang keluarga. Tidak ada gelak tawa, apalagi orang tua yang bersanding mesra. Hanya aku yang duduk sendiri dan kucing peliharaan yang menghampiri, menemani hati yang sedih. Ibu tidur di kamar sendiri, adik pergi bermain dengan temannya, ayah entah berada dimana.

... 

Tangis. 
Hal rutin yang aku lakukan hampir setiap hari. Rasanya tidak lengkap jika tidak melakukannya. Tidak perlu aku sampaikan, kau sudah tau mengapa aku melakukannya sesering itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah.

Roti Bakar Gula Pasir

The Old Tales Revealed #2